Suguhan Sepincuk Berita tayang setiap hari Senin - Sabtu Jam 06.30 WIB - 07.30 WIB dan Pojok Perkoro Madiun tayang setiap hari Minggu jam 06.30 WIB - 07.30 WIB
Hasil Hearing Tanya Saja Rumput Yang Bergoyang
Caruban, Kab Madiun
Rabu, 13 Oktober 2010

Lima orang baperjakat memenuhi panggilan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Madiun terkait adanya rumor perang dingin antara Bupati dan Sekda. Sayang hearing yang banyak ditunggu publik di Madiun ternyata tertutup untuk wartawan. Tidak salah kalau kondisi demikian menimbulkan kecurigaan.

Kegiatan pemanggilan dilakukan diruang rapat DPRD Kabupaten Madiun dan diterima langsung oleh anggota DPRD Komisi A serta ketua DPRD Kabupaten Madiun Restu Nugroho. Lima orang Baperjakat yang dipanggil diantaranya Ketua Baperjakat, Sukiman, Dyah Nur Hayati, selaku Kabid Mutasi BKD dan Diklat, serta tiga anggota baperjakat.

Menanggapi soal pemutasian pejabat eselon yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Madiun beberapa waktu lalu. Restu Nugroho mengakui adanya penyimpangan dari ketentuan yang ada.

Seperti diketahui agenda hearing ini jauh-jauh hari sudah nyaring terdengar. DPRD bak singa kelaparan ngotot memanggil Baperjakat untuk menguak tabir misteri mutasi di pendopo. Sayang kegiatan tersebut mendadak tertutup sehingga kuli tinta tidak bisa mengambarkan suasana hearing di dalam ruang rapat.

Bucah


Share
Dua Pelaku Usaha Jamu Tradisional Ilegal Diringkus
Polres Magetan
Rabu, 13 Oktober 2010

Dua tersangka pelaku usaha jamu tradisional ilegal di  Magetan diringkus Tim Reserse Dan Kriminal Polres Magetan. Kedua tersangka itu memproduksi jamu tradisional dan mengedarkannya tanpa ijin.

Hati-hati membeli obat atau jamu tradisional. Salah -salah obat dan jamu yang ada konsumsi adalah palsu. Polres Magetan meringkus dua tersangka bernama Takim Dan Purnomo diringkus aparat Polres Magetan di kawasan Ngadirejo, Kawedanan.

Keduanya tertangkap tangan sedang menyimpan berbagai jenis olahan jamu tradisional seperti jamu berbentuk cair , bubuk dan kapsul. Bersama tersangka aparat juga menyita barang bukti termasuk mesin pengolah jamu. Tersangka diringkus karena memproduksi dan mengedarkan jamu tradisional tanpa ijin. Mereka dijerat undang - undang tentang kesehatan dan perlindungan konsumen.

Selain jamu tradisional pelaku juga memproduksi vitamin dan obat-obatan. Menurut pengakuan tersangka, bahan baku pembuatan obat dan jamu ilegal ini diperoleh dari pemasok di daerah Blitar. Pelaku mengaku telah memproduksi obat dan jamu palsu ini selama dua tahun.

Far



Share
Polisi Kirimkan Bantuan Untuk Korban Banjir Wasior 
Polres Ponorogo 
Rabu, 13 Oktober 2010

Sebagai bentuk empati aparat kepolisian atas musibah bencana yang menimpa saudara kita di Wasior. Polres Ponorogo, kirimkan bantuan berupa baju, alat sekolah serta dana bantuan  bagi para korban bencana Banjir Bandang Di Papua Barat.

Prihatin atas musibah bencana alam yang terjadi di Kota Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat, yang telah memporak porandakan perumahan warga dan fasilitas umum bahkan hingga mengakibatkan ratusan nyawa melayang yang hingga kini proses efakuasi untuk mencari warga yang menjadi korban ganasnya banjir bandang yang terjadi masih terus berlangsung. Menggugah rasa empati para anggota kepolisian di Mapolres Ponorogo.

Untuk sedikit meringankan beban penderitaan bagi para korban di Wasior tersebut, para anggota kepolisian ini melalui Palang Merah Indonesia setempat mengirimkan sekitar dua ribu lebih pakaian untuk anak anak dan orang dewasa, peralatan sekolah serta dana bantuan yang berhasil terkumpul sebesar sepuluh juta lima ratus ribu rupiah.

Selain mengirimkan bantuan aparat kepolisian dari Mapolres Ponorogo yang dipimpin langsung Kapolres setempat juga menggelar do’a bersama dengan harapan agar seluruh masyarakat Wasior khususnya diberikan ketabahan dan keikhlasan serta kebesaran hati atas musibah yang menimpa mereka.
   
Bantuan yang terkumpul sendiri langsung dikirim melalui Palang Merah Indonesia setempat agar secepatnya bisa tersalurkan bagi para korban bencana di Wasior yang saat ini sangat membutuhkan bantuan serta uluran tangan dari kita semua.

Jok




Share
Calon Jamaah Haji Tahun Ini Turun
Kab Madiun
Rabu, 13 Oktober 2010

Jumlah Calon Jamaah Haji Kabupaten Madiun tahun ini mengalami penurunan dibanding pada jumlah jamaah haji tahun lalu. Penurunan itu tergantung dari cepat lambatnya proses pendaftaran. Calon Jamaah Haji Kabupaten Madiun tahun ini ada sebanyak 280 jamaah.

Wakidi Nurcahyanto, selaku Staf Pendaftaran Haji Kantor Departemen Agama Kabupaten Madiu, mengakui adanya penurunan jumlah calon jamaah haji tahun ini. Dari data yang masuk tercatat ada sebanyak 281 calon jamaah namun satu jamaah telah meninggal dunia.

Jumlah tersebut diakui mengalami penurunan dibanding dengan jumlah calon jamaah haji pada tahun lalu yaitu sebanyak 345 calon jamaah haji. Penurunan tersebut diakui karena sistem pendaftaran saat ini sudah dilakukan secara on line. Sehingga cepat tidaknya pendaftaran itulah yang akan menentukan jumlah calon jamaah haji. Dengan kata lain jumlah jamaah ditentukan oleh porsi yang diberikan dari propinsi.

Sedang kepengurusan paspor haji sejauh ini sudah dilakukan dan telah dikirim ke Surabaya. Selanjutnya akan divisakan di Jakarta. Ia juga mengungkapkan bahwa paspor tersebut akan diberikan kepada para calon jamaah haji pada waktu akan keluar dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Penundaan pemberian paspor itu dilakukan untuk mengantisipasi kehilangan paspor atau mungkin kehilangan serta rusak.

Bucah






Share